Friday, May 3, 2019

Materi Protista dan Fungi (Jamur) (Rangkuman SBMPTN)

Materi Protista dan Fungi (Jamur) (Rangkuman SBMPTN)

Rangkuman materi Protista dan Fungi 

A. Ciri-ciri, klasifikasi, dan protista 

Protista merupakan organisme eukariotik yang tidak dapat dimasukkan ke dalam kelompok jamur (fungi), tumbuhan (plantae), maupun hewan (animalia).
protista
1. Klasifikasi protista 
Protista dibagi menjadi tiga kelompok berikut.
a. Algae (protista mirip tumbuhan) 
Algae mempunyai klorofil, dapat melakukan fotosintesis, bersifat uniseluler, namun ada juga yang bersifat multiseluler. Reproduksi aseksual pada algae terjadi dengan cara pembelahan biner, fragmentasi, dan pembentukan spora. Sementara itu, reproduksi seksual pada algae terjadi dengan penyatuan dua gamet yang menghasilkan zigot yang akan tumbuh menjadi individu baru. Algae dapat dibedakan menjadi 7 filum yaitu dinoflagellata, euglenophyta, bacillariophyta, chrysophyta, chlorophyta, rhodophyta, phaeophyta. 
Baca Juga : Materi Virus dan Bakteri (Rangkuman SBMPTN)
b. Protozoa (protista mirip hewan)
Protozoa berasal dari bahasa Yunani, yaitu protos (pertama) dan Zoon (hewan), sehingga protozoa dapat diartikan sebagai hewan permulaan atau awal. Protista bersifat heterotrof, dapat bergerak, dan tubuhnya belum terdiferensiasi secara jelas. Protozoa melakukan reproduksi aseksual dengan cara pembelahan biner dan melakukan reproduksi seksual dengan cara konjugasi. Dalam kondisi yang tidak menguntungkan, beberapa protozoa membentuk sel tidak aktif yang disebut kista. Setelah lingkungan membaik, mending kita baca dan protozoa dapat hidup secara normal. Protozoa dapat dibedakan menjadi 6 filum yaitu rhizopoda, actinopoda, zooflagellata, foraminifera, ciliata, dan sporozoa. 

c. Jamur lendir dan jamur air (protista mirip jamur) 
Jamur lendir dan jamur air disebut sebagai protista mirip jamur karena mempunyai kenampakan dan tipe hidup yang menyerupai jamur sejati (fungi). Struktur tubuhnya berbentuk filamen / lembaran. Bersifat heterotrof, dan hidup di lingkungan yang lembab. Kelompok Protista ini dibedakan menjadi tiga filum yaitu myxomycota, oomycota, dan acrasiomycota. 
Baca Juga : Materi Kingdom Plantae (Rangkuman SBMPTN)
2. Peranan protista 
Beberapa peranan protista sebagai berikut.
a. Algae 
Algae memiliki peran sebagai berikut.
1) Gelidium, digunakan sebagai bahan pembuat agar-agar.
2) Laminaria, digunakan sebagai bahan pembuat gel dan kosmetik.
3)Chiorella, dimanfaatkan sebagai bahan makanan tambahan (berprotein tinggi).

b. Protozoa 
Protozoa memiliki peran sebagai berikut.
1) Protozoa, umum sebagai zooplankton yang merupakan konsumen tingkat pertama dalam ekosistem di perairan.
2) Foraminifera, fosilnya dapat digunakan sebagai petunjuk dalam pencarian minyak bumi di lautan.
3) Plasmodium falciparum, menyebabkan penyakit malaria pada manusia.
4) Toxoplasma gondii, penyebab penyakit toxoplasmosis pada manusia.

c. Jamur lendir dan jamur air 
Jamur lendir dan jamur air memiliki peran sebagai berikut.
1) Saprolegnia, hidup parasit pada bangkai ikan dan serangga.
2) Phytophthora infestan, menyebabkan penyakit busuk pada kentang.
3) Phytophthora faberi, menyebabkan kanker pada batang karet.
Baca Juga : Materi Ruang Lingkup Biologi (Rangkuman SBMPTN)

B. Ciri-ciri, klasifikasi, peranan fungi 

Jamur (fungi) secara sepintas memiliki bentuk yang mirip dengan tumbuhan. Akan tetapi, jamur tidak dapat berfotosintesis karena tidak memiliki klorofil.
fungi  (jamur)
1. Klasifikasi fungi 
Fungi dibagi menjadi 4 kelompok berikut.
a. Ascomycotina 
Jamur ini ada yang bersel satu, ada juga yang bersel banyak, memiliki hifa bersekat, berinti banyak, ada yang bersifat saprofit, ada yang bersifat parasit, serta sporanya tidak berflagela.

b. Basidiomycotina 
Jamur ini bersifat heterotrof, ada yang berukuran mikroskopis, yang berukuran makroskopis, tibanya besok, dan umumnya dapat dikonsumsi.

c. Deuteromycotina 
Jamur ini hidup secara saprofit dan parasit, hifa bersekat, dinding sel yang terbuat dari zat kitin.

d. Zygomycotina
Jamur ini hidup secara saprofit dan parasit, hifa nya tumbuh di tempat lembab, hifa tidak bersekat, dinding sel tersusun dari zat kitin, serta ada yang bersimbiosis dengan akar tanaman.

2. Peranan fungi 
Beberapa peranan fungi sebagai berikut.
a. Ascomycotina 
Contoh peranan anggota ascomycotina sebagai berikut.
1) penicillium vermiculatum, penghasil Antibiotik penisilin.
2) saccharomyces cerevisiae, digunakan sebagai ragi roti dan tapai.
3) neurospora crassa, dimanfaatkan Dalam pembuatan oncom merah.

Baca Juga : Materi Keanekaragaman Hayati (Rangkuman SBMPTN)
b. Basidiomycotina 
Contoh peranan anggota basidiomycotina sebagai berikut.
1) volvariella volvacea (jamur merang)
2) auricularia polytricha (jamur kuping)
3) pleurotus (jamur tiram)

c. Deuteromycotina 
Contoh peranan anggota deuteromycotina sebagai berikut.
1) aspergillus oryzae, dimanfaatkan dalam pembuatan alkohol.
2) aspergillus wentii, dimanfaatkan dalam pembuatan kecap.

d. Zygomycotina 
Contoh peranan zygomycotina sebagai berikut.
1) Beauveria bassiana, dimanfaatkan sebagai insektisida alami.
2) rhizopus oryzae, dimanfaatkan dalam pembuatan tempe.
3) mucor hiemalis, digunakan dalam fermentasi susu kedelai.
Materi Protista dan Fungi (Jamur) (Rangkuman SBMPTN)
4/ 5
Oleh


EmoticonEmoticon