Thursday, May 9, 2019

Materi Sistem Pencernaan (Rangkuman SBMPTN)

Materi Sistem Pencernaan (Rangkuman SBMPTN)

Materi Sistem Pencernaan (Rangkuman SBMPTN)
Thursday, May 9, 2019
Rangkuman Materi Sistem Pencernaan
Sistem pencernaan berfungsi memecah bahan -bahan makanan menjadi sari-sari makanan yang siap diserap oleh tubuh. Sistem pencernaan manusia terdiri atas saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan

A. Saluran Pencernaan

Saluran pencernaan terdiri atas organ-organ yang dilalui makanan dalam proses pencernaan. Organ-organ penyusun saluran pencernaan sebagai berikut.
Sistem Pencernaan
Sistem Pencernaan
1. Rongga ulut
Dalam mulut terjadi pencernaan secara mekanik dan kimiawi. Pencernaan mekanik dibantu oleh gigi. Terdapat tiga jenis gigi manusia, yaitu:
- Gigi seri berfungsi memotong makanan.
- Gigi taring berfungsi untuk mengoyak dan merobek makanan
- Gigi geraham berfungsi untuk mengunyah makanan
Sementara itu, pencernaan secara kimiawi dibantu oleh enzim ptialin

2. Kerongkongan
Pada saat makanan melewati kerongkongan, otot tubuler dan sirkuler pada dinding kerongkongan melakukan kontraksi dan relaksasi secara bergantian sehingga menimbulkan gerakan peristaltik. Gerak peristaltik membuat makanan terdorong masuk ke lambung.

3. Lambung
Lambung terbagi menjadi tiga bagian, yaitu kardiak, fundus, dan pilorus. Dalam lambung terjadi pencernaan secara mekanik dan kimiawi. Pencernaan mekanik dilakukan oleh gerakan meremas dinding lambung. Sementara itu, pencernaan kimiawi dibantu oleh getah lambung

4. Usus halus
Di dalam usus halus terjadi pencernaan secara kimiawi. Usus halus terdiri atas tiga bagian, yaitu:
Usus halus
Usus Halus
a. Usus dua belas jari (duodenum)
Usus dua belas jari merupakan muara saluran pankreas dan saluran empedu. Oleh karena itu, makanan yang berada dalam usus dua belas jari akan mengalami pencernaan secara kimiawi dengan bantuan getah empedu dan getah pankreas. Usus halus

b. Usus kosong
Di dalam usus kosong terjadi pencernaan secara kimiawi oleh enzim-enzim yang dihasilkan oleh dinding usus

c. Usus penyerapan
Dalam usus penyerapan terjadi penyerapan sari-sari makanan oleh jonjot-jonjot atau villi pada dinding usus. Jonjot-jonjot usus yang mengandung pembuluh darah dan pembuluh getah bening. Pembuluh darah berfungsi menyerap zat makanan berupa glukosa, asam amino, vitamin B dan C, mineral, serta air. Sementara itu, pembuluh getah bening berfungsi menyerap asam lemak, gliserol, dan vitamin A,D,E, dan K.

5. Usus besar
Usus besar terdiri atas tiga bagian, yaitu ascenden, tranversum, dan descenden. Dalam usus besar terdapat bakteri Escherichia coli yang berperan membusukkan sisa makanan sehingga terbentuk feses. Dalam usus besar juga terjadi pengaturan kadar air. Usus besar berakhir pada rektum. Rectum tersusun dari otot lurik yang berfungsi mengatur pengeluaran feses melalui anus (defekasi).
Usus Besar
Usus Besar
6. Anus
Anus berperan sebagai lubang pengeluaran (defekasi) feses

B. Kelenjar Pencernaan

Kelenjar pencernaan merupakan organ-organ pencernaan yang berperan dalam menghasilkan enzim-enzim yang digunakan dalam proses pencernaan makanan. Beberapa organ penyusun kelenjar pencernaan sebagai berikut.
1. Kelenjar Ludah
Dalam rongga mulut terdapat tiga kelenjar ludah yaitu kelenjar parotis, kelenjar sublingualis, dan kelenjar submandibularis. Kelenjar ludah berperan menghasilkan enzim ptialin. Enzim ptialin berfungsi memecah amilum menjadi maltosa.
Gambar Kelenjar ludah
Gambar Kelenjar ludah
2. Hati
Hati merupakan tempat perombakan eritrosit. Beberapa zat hasil perombakan eritrosit yaitu bilirubin dan biliverdin. Bilirubin dan biliverdin akan disimpan dalam kandung empedu. Kedua zat tersebut berfungsi memberi warna pada feses. Selain itu, hati juga menyekresi getah empedu yang juga disimpan dalam kandung empedu. Getah empedu berfungsi mengemulsikan lemak.
Gambar Hati
Gambar Hati
3. Pankreas
Pankreas akan menghasilkan getah pankreas yang mengandung beberapa enzim, meliputi tripsincgen, amilase, dan lipase. Tripsinogen merupakan enzim yang belum aktif. Tripsinogen akan diaktifkan oleh enterokinase menjadi tripsin. Tripsin berfungsi memecah protein menjadi peptida dan asam amino. Amilase memiliki fungsi merubah amilum menjadii glukosa. Lipase berfungsi memecah lemak menjadi asamLemak dan gliserol

4. Kelenjar dinding lambung
Kelenjar dinding lambung akan mensekresikan getah lambung yang mengandung asam klorida (HCI), pepsinogen, dan enzim renin. Asam klorida berfungsi membunuh kuman kuman yang masuk bersama makanan. Dengen kata lain, HCl berfungsi sebagai desinfektan. HCl juga berfungsi mengaktifkan pepsinogen menjadi pepsin dan merangsang sekresi hormon kolesistokinin. Hormon ini akan merangsang sekresi getah empedu. Pepsinogen merupakan enzim yang belum aktif. Pepsinogen akan diaktifkan oleh HCI membentuk pepsin. Pepsin berfungsi merombak protein menjadi pepton. Enzim renin berfungsi mengumpalkan kasein susu

5. Kelenjar dinding usus halus
Dinding usus halus yang menghasilkan enzim-enzim pencernaan adalah dinding usus kosong. Berikut ini enzim- enzim yang dihasilkan oleh dinding usus halus
- Disakaridase, berfungsi mengubah disakarida menjadi monosakarida
- Enterokinase, berfungsi mengaktifkan tripsinogen menjadi tripsin.
- Erepsin, fungsi merubah pepton jadi asamAmino
- Laktase, berfungsi mengubah laktosa menjadi glukosa,
- Lipase, berfungsi mengubah trigliserida menjadi gliserol dan asam lemak
- Maltase, fungsinya merubah maltosa menjadi glukosa.
- Peptidase, berfungsi mengubah polipeptida menjadi asam amino
- Sukrase, berfungsi mengubah sukrosa menjadi fruktosa dan glukosa

C. Gangguan Sistem Pencernaan

Beberapa gangguan yang dapat menyerang sistem pencernaan manusia sebagai berikut.
1. Gastritis, yaitu peradangan dinding lambung Gastritis ciakibatkan oleh produksi asam lambung yang tinggi.
2. Sembelit, yaitu kesulitan mengeluarkan feses. Sembelit diakibatkan oleh penyerapan air oleh dinding usus besar yang terlalu banyak. Sembelit dapat diatasi dengan mengonsumsi makanan yang banyak mengandung serat
3. Ulkus, perlukaan pada dinding lambung karena infeksi bakteri Heliobacter pylori
4. Apendisitis, yaitu infeksi usus buntu karena infeksi bakteri
5. Diare, yaitu feses yang dikeluarkan mengandung banyak air. Diare terjadi karena makanan dari lambung mengalir terlalu cepat ke usus. Akibatnya, defekasi menjadi lebih sering
Materi Sistem Pencernaan (Rangkuman SBMPTN)
4/ 5
Oleh


EmoticonEmoticon